Jumat, 31 Mei 2013

Penggunaan -chan, -san, -kun, -sama dalam Bahasa Jepang

Di pagi hari udah debat masalah penggunaan –chan, -san, -kun dalam bahasa Jepang. Jadi akhirya dia google di internet, dan gue juga iseng google, ketemu sama materinya. Hahaha, perdebatanpun selesai, jadi gue posting aja materinya, dan gue juga enggak lupa kok cantumin materinya ;).

Ada 4 panggilan yang lazim digunakan di Jepang yaitu :
  1. San
  2. Kun
  3. Chan
  4. Sama
Tapi ada juga beberapa tambahan panggilan dalam kondisi khusus:
  1. Senpai/Kohai
  2. Sensei
  3. Shi
Mari dibahas satu per satu
  • San : Merupakan panggilan yang paling umum. Digunakan ketika menyapa seseorang, dan bukan anggota keluaga. San mirip dengan is similar to "Mr", "Ms", "Mrs", di negara Barat. Sebagai tambahan, kata "San" ditulis dalam hiragana. San juga bisa digunakan untuk profesi seseorang, seperti penjaga toko buku disebut honya-san (honya = toko buku), atau tukang daging disebut nikuya-san (nikuya="toko daging") dan lainnya. Bahkan juga bisa digunakan kepada hewan atau juga benda tak bergerak. Hanya saja hal ini dilakukan oleh bahasa anak-anak, karena ya memang terlalu kekanak-kanakan seperti penyebutan usagi-san yang secara bebas diartikan sebagai tuan kelinci. Dalam logat yang berbeda seperti di kyoto, kadang san juga diucapkan sebagai "Han".
  • Kun :merupakan sapaan informal dan biasa digunakan pada pria. Umumnya digunakan oleh atasan kepada bawahan, sesama laki-laki, atau memanggil anak laki-laki. Dalam bisnis, kun juga digunakan untuk menyapa wanita. Guru/Pengajar biasanya memanggil siswa laki-laki dengan sebutan kun, sedangkan untuk siswa perempuan ditambahkan kata san atau chan.
  • Chan : merupakan bentuk "san" yang dialamatkan pada anggota keluarga atau anak-anak. Perubahan penyebutan ini seperti bahasa bayi, dari penggunaan S menjadi C. (yaa kayak bahasa alay anak jaman sekarang lah, cuma perubahan ini umum, gak kayak bahasa alay yang non-standar bahasa nasional). Chan juga bisa digunakan oleh orang dewasa jika ingin bersikap kekanak-kanakan pada lawan bicara atau me-referpada seseorang yang cute menurut si pembicara. Chan jarang digunakan untuk anak laki-laki, tapi kadang juga digunakan ketikan namanya tidak cocok dengna akhiran kun, seperti Tetsuya akan dipanggil Tetchan daripada Tekkun. Juga Shinosuke atau Shinichi dipanggil dengan Shin-can dan bukan Shin-kun. Penggunaan chan biasanya dilakukan dengan penyingkatan nama depan/nama kecil yang bersangkutan. Jadi penggunaannya bukan Shinosuke-chan/Shinichi-chan. Jika menggunakan nama kecil yang lengkap maka akan dipanggil dengan akhiran kun. Kasus ini bisa ditemukan di komik Doraemon yaitu Nobita kadang dipanggil dengan Nobi-chan atau Nobita-kun. Seperti san, juga dapat digunakan pada hewan dan lain-lain, jadi kalo sebelumnya kita kenal usagi-san, maka kita juga kenal usagi-chan yang memiliki arti yang sama. Non-standard variations dari chan adalah chin (ちん), and tan (たん).
  • Sama : merupakan versi formal dari san. Sapaan ini digunakan untuk orang yang memiliki status/kelas yang tinggi (biasanya dalam urusan bisnis). Sama juga digunakan ketika menuliskan nama seseorang di surat pos/kiriman atau sejenisnya Ada beberapa keunikan dari sama, kadang kata sama juga dipakai pada nama seorang laki-laki yang dianggap tampan oleh pemuja nya. Seperti aktor jepang, oleh penggemarnya akan diberikan panggilan sama.

Ada beberapa panggilan lain seperti :
  • Senpai : untuk panggilan junior pada senior nya
  • Sensei : Panggilan siswa kepada guru atau panggilan kepada figur yang berpengaruh
  • Shi : digunakan sebagai panggilan resmi dalam pidato atau suatu publikasi
  • Occupation related title : Digunakan pada akhiran nama seseorang menyangkut profesinya. Seperti Suzuki-Tōryō(Tōryō = "Master Carpenter") akan digunakan dan bukan Suzuki-san.
  • Honorific Job title : digunakan dengan memberikan profesi kepada namanya.

Sumber :

3 komentar:

Silahkan tinggalkan pesan, komentar, harapan, atau keinginan kalian.. Membutuhkan saran dan kritik yang lebih banyak. Arigatou minna-san (/_\)